top of page

Kopi Kenangan di Jalan Sulawesi sebagai Pilihan Utama Mahasiswa saat Masa Ujian

Jul 16
3 min read
Tampilan depan Kopi Kenangan di Jalan Sulawesi, Surabaya. Sumber: Abdurrahman
Tampilan depan Kopi Kenangan di Jalan Sulawesi, Surabaya. Sumber: Abdurrahman
“Duh, budget segini cukup gak ya?”, “Eh cari yang parkirannya luas, rek!”, “Aku ikut deh kalau free wifi”, dan beberapa sahutan lainnya saat mahasiswa memilih tempat belajar untuk study from cafe (SFC). Apakah fasilitas yang disediakan dapat mempengaruhi kualitas belajar? Atau cukup rentang harga menu yang dijual pada sebuah cafe? Well … enjoy my viewpoint <3.

Surabaya, KOMA - Saat musim ujian akhir semester (UAS) di Universitas Airlangga telah tiba, sederet coffee shop di kawasan Unair Kampus B terlihat dipenuhi mahasiswa yang tidak lepas berkutik dengan laptopnya. Salah satu mahasiswa yang memilih belajar dan mengerjakan tugas UAS di coffee shop yang buka 24 jam adalah saya sendiri. Di antara banyaknya pilihan tempat, mulai dari kawasan Karang Menjangan, Jojoran, hingga Gubeng, saya memilih Kopi Kenangan yang berada di Jalan Sulawesi. 


Belajar bersama dengan teman memang menjadi salah satu aktivitas yang lazim dijumpai selama musim ujian. Beberapa sistem ujian seperti sit in maupun take home juga memerlukan adanya brainstorming yang aktif dengan partner belajar. Strategi pembelajaran aktif ini diharapkan dapat menumbuhkan dan mengembangkan sepenuhnya potensi yang dimiliki mahasiswa sehingga dapat mengoptimalkan hasil belajar mereka.


Bukan tanpa alasan, jika tempat belajar yang saya kunjungi sangat memenuhi kriteria untuk lock in, saya akan selalu datang ke tempat itu bersama teman-teman dengan tujuan belajar dan nugas. Kopi Kenangan di Jalan Sulawesi itu selalu menjadi tempat andalan karena fasilitasnya lengkap serta harga menu yang ditawarkan ramah di dompet mahasiswa. Di sana, terdapat free wifi yang bisa digunakan selama berkunjung. Selain itu, juga tersedia toilet, musala, hingga colokan di setiap meja pengunjung.


Tak lengkap rasanya bila hanya menggunakan fasilitas tanpa membeli menu dari Kopi Kenangan yang harganya sangat terjangkau itu. Berbagai varian minuman mulai dari coffee, non-coffee, hingga tea yang siap menemani selama berkutik dengan tugas yang dihadapi. Selain minuman, terdapat beberapa cemilan yang pas menjadi santapan untuk mengisi perut. Mulai dari roti, muffin, apple pie, choux, sandwich, hingga croissant. Semua menu dibanderol mulai dari 15 ribu hingga 47 ribu, cocok untuk mahasiswa yang ingin cafe study dengan kudapan yang bersahabat dengan bujet. 


Bagi mahasiswa, harga yang murah dan terjangkau dapat memengaruhi keputusan pembelian barang mereka karena sebagian besar memiliki batasan dalam kemampuan finansial (Sitanggang et al., 2026). Harga yang terbilang ramah kantong in this economy menjadi alasan utama saya dan teman belajar saya saat senang lock in untuk brainstorming di kafe. Melemahnya rupiah juga menjadi salah satu pertimbangan kami saat memilih tempat belajar dengan fasilitas dan harga menu yang sesuai. Karena harga bahan pokok naik, harga bensin naik, dan belum lagi kebutuhan hidup lainnya, kami menjadi sangat picky dalam memilih tempat belajar. 


Lokasi yang strategis di kawasan kampus juga menjadi salah satu faktor mengapa Kopi Kenangan Jalan Sulawesi sangat ramai dari matahari terbit hingga terbenam. Tidak hanya mahasiswa Unair, saya juga sering kali melihat mahasiswa kampus lain seperti ITS, Unesa, hingga Pens yang belajar di sana. Jalan Sulawesi terletak pada kawasan Surabaya Tengah menuju Surabaya Timur, sehingga tidak bisa dimungkiri bahwa mahasiswa yang kampusnya berada di kawasan Surabaya Tengah hingga Surabaya Timur juga memilih untuk belajar di sana. 


Kursi dan meja yang disediakan oleh Kopi Kenangan juga sangat nyaman digunakan. Tata letak disusun rapi serta penempatan jumlah kursi dan meja yang bisa digunakan oleh dua bahkan sepuluh orang juga tersedia. Space yang luas ini menjadi bonus yang dicari-cari oleh mahasiswa yang hendak belajar di cafe, baik sendiri maupun bersama dengan teman belajarnya. Ruangannya pun terbagi menjadi indoor dan outdoor. Jadi, pengunjung dapat memilih ruangan yang ingin ditempati berdasarkan kebutuhannya. 


Selain fasilitas di dalam gedung Kopi Kenangan, tempat parkir di halamannya juga terbilang sangat luas. Berbagai kendaraan seperti mobil, motor, dan sepeda dapat tertampung dengan rapi oleh tukang parkir yang berjaga. Tarif parkirnya pun sangat murah, bahkan tidak dihitung berdasarkan durasi pengunjung yang datang ke sana.


Dengan adanya fasilitas yang menunjang semangat belajar mahasiswa, durasi buka 24 jam, lokasi strategis, hingga harga menu bersahabat, Kopi Kenangan di Jalan Sulawesi pun menjadi pertimbangan yang sangat menarik bagi mahasiswa yang ingin work from cafe tanpa harus merogoh kocek diluar budget. 


Penulis: Sinta Lidya Meilany

Editor: Claudya Liana


Referensi

Arianti, A. (2019). URGENSI LINGKUNGAN BELAJAR YANG KONDUSIF DALAM MENDORONG SISWA BELAJAR AKTIF. Didaktika : Jurnal Kependidikan, 11(1), 41–62. https://doi.org/10.30863/didaktika.v11i1.161


Sitanggang, R. M., Simarmata, R. C., Sagala, F. M., Fonataba, P. W., Sibuea, N. A., Lubis, N. W., & Hasyim. (2026). Pengaruh Harga Ekonomis Terhadap Keputusan Pembelian Produk UMKM Ayam Penyet Chintia Pada Mahasiswa Universitas Negeri Medan. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA, 9(2), 975-981. 

Comments


bottom of page