top of page

Di Tengah Semester Sibuk, Matthew (Commers'23) Tetap Juara di Grand Final Duta FISIP Unair 2025

Oct 30, 2025
2 min read

Sumber Gambar: Panitia Duta FISIP UNAIR 2025

Matthew Reynard, salah satu Commers'23 berhasil menyabet posisi Duta FISIP Unair di grand final, siap mengemban tanggung jawab baru di tengah kesibukan semester lima. "This is my last shoot, jadi kalau enggak sekarang, kapan lagi? Orang-orang juga percaya aku bisa (menjadi Duta FISIP) dan mereka terinspirasi olehku bahkan sebelum aku menjadi duta FISIP.”

Surabaya, KOMA - Duta FISIP merupakan wajah dari fakultas oranye Universitas Airlangga. Untuk mendapatkan seorang duta yang cocok dan kredibel dalam bertugas, diperlukan rangkaian acara pemilihan. Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023, Matthew Reynard, berhasil menyabet juara di Grand Final Duta FISIP Unair 2025. Matthew siap menjalankan tanggung jawab sebagai Duta FISIP. Tim KOMA sempat mewawancarai Matthew mengenai perjalanannya di pemilihan Duta FISIP Unair.


“This is my last shoot. Jadi kalau enggak sekarang, kapan lagi? Meskipun di tengah-tengah UTS dan Komod (Komunikasi dan Modernitas) juga, aku berusaha untuk tetap memenuhi tanggung jawabku,” jawab Matthew saat Tim KOMA menanyakan motivasi Matthew untuk mengikuti pemilihan Duta FISIP Unair.


Ternyata, Matthew sudah berniat untuk berkompetisi di Duta FISIP Unair sejak semester 2. Namun, ia masih ingin fokus pada perkuliahannya. Sejak itu, Matthew bertekad untuk mengikuti pemilihan Duta FISIP Unair tahun berikutnya meskipun rangkaian acara pemilihan keluar dari timeline yang ia kira, yaitu di tengah semester ganjil. Matthew tetap dapat membagi waktu dan tenaga di tengah UTS dan persiapan Praktik Kuliah Lapangan (PKL) yang berlangsung. Matthew tetap berusaha menampilkan yang terbaik dalam rangkaian acara pemilihan Duta FISIP Unair dan akademiknya.


Salah satu hal yang diingat Matthew dalam menghadapi banyaknya kesibukan tersebut adalah dengan tidak mengincar posisi yang pertama, namun dengan tidak menjadi yang terakhir. Jika terlalu memaksakan diri di tengah kesibukan yang benar-benar mengalir deras, Matthew merasa itu akan berefek pada kesehatannya pula. 


Dalam menjalani pemilihan Duta FISIP Unair, Matthew merasa tertantang karena menjadi peserta angkatan tertua setelah tahap preliminary. Ekspektasi orang-orang terhadap pengalaman ‘yang tertua’ menjadi salah satu pressure. Namun, tantangan bukan berarti halangan. Dukungan orang-orang menjadi alasan Matthew untuk tetap berjuang menyandang gelar Duta FISIP Unair dan menginspirasi orang lain untuk berani mencapai batasan mereka.


“Orang-orang juga percaya aku bisa (menjadi Duta FISIP) dan mereka terinspirasi olehku bahkan sebelum aku menjadi Duta FISIP. Jadi aku berharap dengan menjadi Duta FISIP, aku dapat memberikan dampak lebih kepada orang lain dengan menginspirasi mereka untuk berani mencapai batasan mereka,” papar Matthew


Matthew juga menyebutkan salah satu harapan untuk dirinya sebagai ambassador FISIP Unair, yaitu agar ia dapat mengimplementasikan pengalaman baik yang telah didapatkannya di luar Duta FISIP saat bertugas, serta menyebarkan hal-hal baik yang dia dapatkan di Duta FISIP Unair ke luar. Dengan begitu, ia berharap melalui Duta FISIP Unair, ia dapat terus memberikan dampak kepada orang lain melalui ilmu-ilmu yang diperolehnya dalam ajang tersebut. 


Penulis: Gisellyn Vanessa Susanto, Galih Pramana P.

Editor: Adilla Nadia Pramudiani


Comments


bottom of page