top of page

Javanese Quidditch hingga Battle Dance, Intip Serunya COMM-BLAST di Hari Ketiga BSK 2026!

Sep 8
2 min read
Sesi dance battle pada BSK 2026 hari ketiga. Sumber: Panitia BSK 2026
Sesi dance battle pada BSK 2026 hari ketiga. Sumber: Panitia BSK 2026
Mahasiswa baru (maba) Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) diajak menikmati berbagai permainan yang dikemas dalam suasana layaknya water park pada hari ketiga BSK atau yang disebut dengan COMM-BLAST (5/9/2026). Tak hanya menghadirkan keseruan, kegiatan juga menjadi wadah bagi mahasiswa baru Ilmu Komunikasi untuk membangun kebersamaan. 

Surabaya, KOMA - Pada Sabtu (5/9/2026), rangkaian Baur Sedalu Komunikasi (BSK) 2026 memasuki hari ketiga. Mengusung nama COMM-BLAST, kegiatan ini menghadirkan suasana layaknya water park yang menyenangkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, rangkaian hari dipenuhi berbagai permainan, termasuk permainan turun-temurun Javanese Quidditch yang sukses mencuri perhatian mahasiswa baru. 


“Kalau harus memilih yang paling seru, menurutku yang waktu kita main bola di lapangan yang ada kuda-kudaannya itu. Itu seru banget karena euforianya dapet banget,” kata Ayu, mahasiswa baru Ilmu Komunikasi Unair 2026.


Abi, Ketua Pelaksana BSK 2026, menjelaskan bahwa fokus panitia dalam pelaksanaan COMM-BLAST tahun ini adalah menciptakan pengalaman baru dalam setiap kegiatannya. 


“Secara konsep memang masih sama seperti tahun lalu, yaitu ada beberapa pos games dan juga pos bayangan sebagai tempat maba memberikan aspirasi maupun komentar terkait lingkungan Ilmu Komunikasi. Namun, yang menjadi pembeda adalah games yang digunakan. Kami nggak mau menggunakan games yang sama dengan tahun lalu karena ingin menciptakan vibes yang berbeda dan ciri khas kami sendiri,” jelasnya. 


Permainan dan suasana baru tersebut salah satunya dapat dirasakan melalui permainan Fill Up The Island yang dilaksanakan di belakang Gedung Pascasarjana, berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya berlokasi di sekitar FISIP. Dalam permainan, setiap kelompok duduk memanjang ke belakang dengan mata tertutup. Dari barisan paling depan, peserta harus mengoper gelas secara estafet untuk menuangkan air ke dalam baskom di ujung barisan. Kelompok yang berhasil mengumpulkan air paling banyak akan jadi pemenangnya.


Selain keseruan permainan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk membangun kedekatan dengan teman-teman mereka. “Menurutku yang paling seru itu karena kita bisa have fun bareng teman-teman. Apalagi lewat games, kita nggak cuma bermain, tapi juga harus kerja sama, komunikasi, menyusun strategi, dan saling support. Jadi bonding-nya tuh terasa banget dan suasananya juga jadi lebih seru karena kita bisa menikmati kegiatan bareng-bareng,” ujar Ayu.


Antusiasme mahasiswa baru juga terlihat saat jam istirahat, salat, dan makan (ishoma). Di tengah waktu tersebut, panitia menyalakan lagu-lagu untuk mengisi suasana. Tak lama, seorang mahasiswa baru mulai mengikuti gerakan dari lagu yang diputar hingga akhirnya spontan tercipta battle dance yang langsung menarik perhatian mahasiswa lainnya. Momen tersebut menunjukkan bahwa meski BSK bukan lagi kegiatan wajib bagi mahasiswa baru, antusiasme mereka terhadap rangkaian acara tetap tinggi.


“Semuanya asik, mulai dari chant sampai tiba-tiba ada battle dance. Di day 3 ini, slogan osjur yang ‘terseru’ itu benar-benar terasa dan ternyata emang bukan sekadar omongan doang,” ungkap Kevin, mahasiswa baru Ilmu Komunikasi Unair 2026, mengenai kesannya pada hari ketiga BSK 2026. 


Dengan berbagai permainan dan aktivitas yang dikemas secara interaktif, COMM-BLAST telah sukses menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk bersenang-senang sekaligus mempererat kebersamaan selama mengikuti rangkaian BSK 2026.



Penulis: Ayodya Melodi Revannya, Diva Rahma Anjani

Editor: Mochammad Narendra Putra Nazar

Comments


bottom of page