Hadirkan Kakak Tingkat dan Alumni dalam Kegiatan Talkshow, BSK 2025 Hari Kedua Disambut Antusias dari Mahasiswa Baru

Rangkaian BSK hari kedua yang dilaksanakan pada Minggu (24/8/2025) mendapat antusias dari mahasiswa baru. Melalui talkshow bersama kakak tingkat dan alumni, mahasiswa baru mendapat berbagai wawasan seputar dunia perkuliahan. Antusiasme ini dapat terlihat dari banyaknya mahasiswa baru yang aktif bertanya dalam sesi tanya jawab.
Surabaya, KOMA - Baur Sedalu Komunikasi (BSK) 2025 yang dilaksanakan pada Minggu (24/8/2025) memasuki hari kedua dengan menghadirkan narasumber dari kakak tingkat dan alumni yang telah berkarier di berbagai bidang komunikasi. Acara talkshow yang terbagi dalam dua sesi ini disambut meriah dan antusias oleh mahasiswa baru ilmu komunikasi angkatan 2025.
Sesi pertama yang dimulai pada pagi hari langsung memantik rasa ingin tahu para peserta. Hadir sebagai pembicara, Kai, Ariane, dan Aal mewakili tiga spektrum berbeda dalam industri komunikasi. Kai, yang kini aktif di industri media kreatif, membagikan pengalamannya dalam bidang visual storytelling khususnya keahliannya dalam menggunakan kamera dan drone untuk menghasilkan karya yang memukau.
Di sisi lain, Ariane membawa perspektif komunikasi untuk pemberdayaan sosial sebagai Duta Pemberdayaan Perempuan Jawa Timur. Ia sekaligus memberikan informasi praktis terkait Beasiswa Unggulan dari Kemendikbudristek yang berhasil diraihnya. Sementara itu, Aal menutup sesi pertama dengan wawasan komunikasi dalam bidang korporat, membagikan pengalamannya selama internship di PT Paragon.
Kemudian, acara memasuki sesi kedua yang diisi oleh Lucky dan Ariel. Lucky, seorang praktisi public speaking, menceritakan perjalanannya dari panggung Duta Universitas Airlangga hingga menjadi MC dan moderator profesional. Melengkapi sesi tersebut, Ariel membawa audiens ke panggung global. Ia menceritakan bagaimana ketertarikannya pada isu-isu internasional sejak di bangku kuliah berhasil membawanya untuk berkarier di lembaga yang bonafide seperti International Labour Organization (ILO). Kisahnya menjadi bukti bahwa ilmu komunikasi sangat relevan dan dibutuhkan di tingkat dunia.
Keseruan acara ini tidak hanya dirasakan dari materi yang disampaikan, tetapi juga dari atmosfer yang terbangun. Aloysius Panji Budiharjo dari kelompok Vanderbit menyampaikan bahwa acara ini terasa menyenangkan dan jauh dari kata bosan. “Chill banget dong, kebetulan memang kelompok Vanderbit anaknya pada extrovert dan gila-gila juga. Selama acara ini jadi seru,” ujarnya pada Minggu (24/8/2025).
Senada dengan itu, Bilqis Fara Zenia Kaulika dari kelompok Clerkenwell juga mengungkapkan keseruan yang dirasakannya. “Seru banget josjis, dari awal sampai akhir nggak ngebosenin, para narasumber juga asyik dan keren-keren parah,” katanya penuh semangat. Bilqis juga mengapresiasi soliditas kelompoknya dan peran kakak pendamping (GKM) yang dinilai sangat membantu. “Kelompok Clerkenwell terasa solid, apalagi kakak GKM mampu mengayomi dan menjelaskan tugas-tugas dengan cara yang mudah dipahami,” tambahnya. Ia pun menaruh harapan untuk kelancaran hari-hari berikutnya. “Aku harap day 3 dan day 4 dapat konsumsi nasi, acara berjalan lancar, dan tepat waktu,” imbuhnya.
Dengan hadirnya para narasumber inspiratif, BSK 2025 tidak hanya menjadi wadah pembelajaran, tetapi juga memberikan referensi dan motivasi bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan karier mereka, menjadi bekal berharga bagi angkatan 2025.
Penulis: Safina Neysa Awwani dan Mochammad Narendra Putra Nazar
Editor: Claudya Liana M.



Comments